Sabtu, 11 Oktober 2014

Unsur Serapan (Bagian II)



Tulisan kali ini merupakan kelanjutan dari berbagai macam kaidah ejaan yang berlaku bagi unsur serapan, di antaranya adalah yang dicantumkan sebagai berikut.

Langsung saja, mari sama-sama kita perhatikan…!!!

f  tetap f
Contoh:
factor   -   faktor
fossil   -   fosil

gh menjadi g
Contoh:
sorghum   -   sorgum

gue menjadi ge
Contoh:
gigue   -   gige

i pada awal suku kata di depan vokal, tetap i
Contoh:
iambus   -   iambus
ion   -   ion

ie (berasal dari bahasa Belanda) menjadi i jika lafalnya i
Contoh:
politiek   -   politik
riem   -   rim

ie tetap ie jika lafalnya bukan i
Contoh:
patient   -   pasien
variety   -   varietas

kh (berasal dari bahasa Arab) tetap kh
Contoh:
akhir   -   akhir
khalayak   -   khalayak

ng tetap ng
Contoh:
congres   -   kongres
linguistics   -   linguistik

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Anda tertarik untuk menggunakan jasa editing tulisan…???
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

oe (oi dalam bahasa Yunani) menjadi e
Contoh:
foetus   -   fetus
oestrogen   -   estrogen

oo (berasal dari bahasa Belanda) menjadi o
Contoh:
komfoor   -   kompor
provoost   -   provos

oo (berasal dari bahasa Inggris) menjadi u
Contoh:
cartoon   -   kartun
pool   -   pul

oo (vokal ganda) tetap oo
Contoh:
coordination   -   koordinasi
zoology   -   zoologi

ou menjadi u jika lafalnya u
Contoh:
coupon   -   kupon
contour   -   kontur

ph menjadi f
Contoh:
phase   -   fase
photograph   -   fotograf

ps tetap ps
Contoh:
pseudo   -   pseudo
psychic   -   psikis

pt tetap pt
Contoh:
ptyalin   -   ptyalin

q menjadi k
Contoh:
aquarium   -   akuarium
frequency   -   frekuensi

rh menjadi r
Contoh:
rhapsody   -   rapsodi
rhythm   -   ritme

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Anda tertarik untuk menggunakan jasa editing tulisan…???
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

sc di depan a, o, u, dan huruf konsonan menjadi sk
Contoh:
scandium   -   skandium
scoptopia   -   skoptopia
scutella   -   skutela
scriptie   -   skripsi

sc di depan e, i, dan y menjadi s
Contoh:
scenography   -   senografi
scintillation   -   sintilasi
scyphistoma   -   sifistoma

sch di depan huruf vokal menjadi sk
Contoh:
schema   -   skema

t di depan i menjadi s jika lafalnya s
Contoh:
actie   -   aksi
ratio   -   rasio

th menjadi t
Contoh:
orthography   -   ortografi
thrombosis   -   trombosis

Bersambung …


Referensi:

Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia, 2000, “Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD)”, Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.



Salam Ceria…!!!  ^_^