Senin, 04 Agustus 2014

Kaidah Penulisan Angka dan Lambang Bilangan (Bagian I)



Penulisan yang dilakukan pada suatu karya ilmiah harus memperhatikan ejaan yang disempurnakan (EYD). Salah satu kaidah yang perlu diperhatikan menurut EYD adalah kaidah penulisan angka dan lambang bilangan. Pada tulisan kali ini, kami akan memaparkan kaidah-kaidah yang penting terkait penulisan angka dan lambang bilangan. Kaidah-kaidah tersebut adalah seperti yang dituliskan sebagai berikut.

1.    Angka digunakan untuk menyatakan lambang bilangan atau nomor. Di dalam tulisan, lazim digunakan angka Arab atau angka Romawi.

Contoh:

     Angka Arab: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
     Angka Romawi: I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X, L (50), C (100), D (500),
                                   M (1.000), MCM (1.900)

2.    Angka digunakan untuk menyatakan (i) ukuran panjang, berat, luas, dan isi, (ii) satuan waktu, (iii) nilai uang, dan (iv) kuantitas.

Misalnya:

2,5 sentimeter
3 kilogram
9 meter persegi
50 liter
4 jam 15 menit
pukul 12.30
tahun 1928
17 Agustus 1945
Rp3.000,00
7.500 rupiah
80 persen
100 orang

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Anda tertarik untuk menggunakan jasa editing tulisan…???
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

3. Angka lazim digunakan untuk melambangkan nomor jalan, rumah, apartemen, atau kamar pada alamat.

Misalnya:

Jalan Tanah Abang I No. 15
Hotel Indonesia, Kamar 169

4.     Angka digunakan untuk menomori bagian karangan dan ayat kitab suci.

Misalnya:

Bab X, Pasal 5, halaman 252
Surah Yasin: 9

5.      Penulisan lambang bilangan dengan huruf dilakukan sebagai berikut.

a.  Bilangan utuh

           Misalnya:

           lima belas                                         15
           lima puluh lima                               55
           lima ratus lima puluh lima            555

b.  Bilangan pecahan

           Misalnya:

           setengah                                            ½
           tiga perempat                                   ¾
           seperdelapan                                   
           lima seperempat                             
           enam puluh persen                         60%

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Anda tertarik untuk menggunakan jasa editing tulisan…???
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

6.  Penulisan lambang bilangan tingkat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

Misalnya:

Babak VI
Babak ke-6
Babak keenam

Ruang IX
Ruang ke-9
Ruang kesembilan

Tahun III
Tahun ke-3
Tahun ketiga

Bersambung …


Referensi:

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1988, “Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD)”, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Balai Pustaka, Jakarta.


Salam Ceria…!!!  ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar